God, grant me : The courage to change the things I can change, The serenity to accept the things I can not change, and The wisdom to know the difference……!!

Tuesday, 26 January 2016

RASKIN KAB. TEMANGGUNG

Kebutuhan akan bahan pangan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang tidak bisa ditunda pemenuhannya. Pemerintah berusaha untuk ikut membantu pemenuhan kebutuhan bahan pangan tersebut, terutama bagi masyarakat yang kurang beruntung, melalui pelaksanaan program Raskin. 
 
Pelaksanaan program Raskin telah dilaksanakan hampir 2 (dua) dekade, dimana pelaksanaannya mengunakan prinsip 6 Tepat, yaitu : Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Pembayaran, dan Tepat Administrasi. Namun jujur dirasakan bahwa masih terjadi kekurang tepatan di beberapa sisi pelaksanaannya, antara lain:
1.  masih terjadi kekurang tepatan penerima manfaat raskin;
2. masih terjadi kualitas beras yang dianggap kurang layak oleh masyarakat penerima; 
3. masih terjadi pembayaran harga tebus raskin yang tidak tepat waktu; dan
4. masih lemahnya penataan administrasi distribusi raskin.

Pada Tahun 2016 ini, Kabupaten Temanggung mendapatkan alokasi raskin dengan pagu yang masih sama seperti tahun 2015 kemarin yaitu sejumlah 51.816 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan alokasi 12 kali distribusi selama setahun, dimana sebetulnya diharapkan sudah dapat didistribusikan mulai bulan Januari 2016, namun dikarenakan Pedoman Umum Pelaksanaan Program Raskin Tahun 2016 belum ada, maka pendistribusian mengalami penundaan sampai dengan Pedoman Umum tersebut diterbitkan.

Namun berdasarkan surat edaran Gubernur Jawa Tengah, yang memerintahkan pelaksanaan distrubusi Raskin 2016 untuk menggunakan Pedoman Umum Tahun 2015 maka distribusi Raskin dimungkinkan dapat dilaksanakan mulai bulan Pebruari 2016 .

Sesuai Pedoman Umum Raskin Tahun 2015 maka distribusi raskin adalah 15 kg/bulan untuk masing-masing RTS dengan durasi waktu pendistribusian 12 kali dan harga yang ditetapkan sebesar Rp 1.600,-/kg di titik distribusi.  Ketentuan tersebut tetap berlaku sampai dengan diterbitkannya Pedoman Umum Raskin Tahun 2015. 
 
Pendistribusian Raskin juga mendapatkan anggaran pendampingan dari APBD Kabupaten Temanggung TA. 2016 yang dialokasikan untuk pembuatan Kartu Raskin RTS, pelatihan administrasi kepada pelaksana raskin, dan bantuan transportasi bagi pelaksana di tingkat desa/kelurahan. Hal tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk untuk peningkatan ketepatan sasaran, tertib administrasi, ketepatan pembayaran harga tebus Raskin, dan ketepatan waktu pendistribusian. 
 
Namun secara pribadi, ada sedikit kekhawatiran dengan perintah untuk menggunakn Pedoman Umum Raskin Tahun 2015 tersebut, secara jumlah penerima memang tidak ada perubahan, namun dari sisi ketepatan penerimanya yang agak mengkhawatirkan. 
 
Perlu diketahui bahwa pada Tahun 2015 dilaksanakan pendataan ulang oleh BPS melalui kegiatan penyusunan PPLS 2015, hal tersebut memungkinkan adanya perubahan nama penerima program Raskin... 
 
Bagaimana jika karena mengunakan pedoman tahun 2015, terjadi perubahan nama penerima....??? yang mendapat menjadi tidak mendapat dan sebaliknya..... karena kemiskinan itu bersifat dinamis, ada yang tahun kemarin miskin sekarang menjadi tidak miskin dan sebaliknya...... hanya bisa berharap semoga tidak terjadi perubahan yang menyebabkan 'kegalauan' sosial di masyarakat....
 
Oleh karena itu, untuk mengurangi resiko ketidak tepatan pelaksanaan, maka peran serta masyarakat sangat diharapkan terutama dari sisi pengawasan pelaksanaan distribusi dan pemanfaatan Raskin oleh penerimanya. 
 

Semoga pula, kerjasama yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Temanggung, perum Bulog, pelaksana Raskin tingkat kecamatan, pelaksana raskin tingkat desa dapat terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga pelaksanaan Program Raskin di Tahun 2016 ini dapat lebih baik daripada Tahun-Tahun sebelumnya.

Terakhir, sebagai penutup tulisan ini.... saya kutip perkataan Andy Lau di sebuah filmnya : kebanyakan perang di dunia ini terjadi karena semua orang harus makan......

ariskya
 

Thursday, 15 October 2015

REUNI SEKOLAH : SMP 1 TEMANGGUNG DAN SMA 2 TEMANGGUNG # HANYA PENGEN TAHU KABARNYA..!!

kapan ketemu teman sekolahmu.....???? waah... ternyata sudah sekian tahun yang lalu.... terutama ketemu teman yang satu SMP dan satu SMA.... jujur saja, masa di sekolah SMP atau SMA mungkin merupakan kenangan yang tak terlupakan dalam hidupku...

SMP 1 Temanggung  lulus 1993 

Saking tak terlupakannya sampai gak ingat lagi temannya siapa saja, hehehehe. hal itu terbukti saat ditanganku ada 3 bendel daftar nama teman sekolah di SMP dulu.... hanya sebagian kecil saja yang masih kuingat..... dari sedikit itu menimbulkan keinginan untuk bertemu dengan mereka lagi....

setelah sekian tahun berlalu... tepatnya sejak lulus dari SMP 1 Temanggung di Tahun 1993, belum pernah ada acara reuni dalam jumlah yang besar... kalau satu dan dua pernah ketemu dengan beberapa teman itu tak lebih karena ketidak-sengajaan saja...

Teman SMP.. Heboh Banget
berawal dari satu dua kontak yang tersambung lewat FB, berkumpullah satu demi satu teman seangkatan dulu lewat grup WA... dan rencana untuk bertemu pun disusun... dengan semangat yang begitu tinggi.. dengan harapan yang tinggi.... 

dan beberapa pertemuan awalpun dimulai... dengan harapan di Tahun 2016 besok sudah bisa terealisasi... menuju reuni akbar di Tahun 2017 nanti....

pertemuan pernah dilakukan di rumah Bagus di Tlogomulyo dan Yunika Isriyati di Maron..... dan jujur semua sudah nampak berbeda... berat badan terutama... Guys, kalian gemuk semua, hahahahhhahaa

SMA 2 Temanggung lulus 1996

pertemuan terakhir di tahun 2015
Kondisi yang tak jauh berbeda juga kualami untuk teman SMA...  frekuensi pertemuan sudah lebih sering sebenarnya.... jika dibandingkan dengan teman SMP..... hampir setiap tahun diadakan pertemuan, tapi masalahanya adalah yang datang yaa itu-itu saja..... hehehehhee... belum bisa dikatakan reuni akbar......

banyak yang bisa dihubungi namun gak banyak yang bisa hadir.......  biasanya sich, tukang oprak-oprak adalah si Sapta Yoga yang malah tingal di Sukorejo sana....  rajin dan ikhlas banget dia berperan sebagai humas panitia reuni......

intermezo

dari beberapa kali pelaksanaaan pertemuan, temu kangen, ajang sapa, reuni dan apalah istilahnya dapat disimpulkan beberapa kendala untuk menyatukan semuanya atau memastikan kehadiran temen-temen semuanya dalam satu tempat dan satu acara...

Kendala itu antara lain :
1. Sedang pada sibuk... 
2. Waktu tidak tepat... biasanya pas libur hari raya...  ituppun masih tidak tepat waktunya
3. Mau datang tapi gak ada teman yang bisa diajak bareng ke lokasi..
4. Gak ada temen akrab yang bisa datang
5. Malu.... - mungkinkah ada yang malu..???

padahal........
teman yang jadi panitia hanya ingin kita bisa berjumpa..... tahu kabarnya..... gak akan nanyain macem-macem..... mengulang kembali cerita yang pernah terjadi dulu.. dan tertawa bersama-sama... hanya itu......

dan siapa tahu malah nanti bisa besanan, hahahahahaha

jadi besar harapanku, seandainya nanti ada rencana reuni, maka diusahakan hadir yaa..... yakinlah, banyak teman yang kangen kamu....... pengen melihat ekspresi wajahmu saat kamu pangling dengan teman-temanmu.... dan terus tertawa bersama-sama...... ditemani segelas kopi tentunya...!!

Tuesday, 9 June 2015

LEGENDA KUTUKAN KODOK GUNUNG SUMBING

dan ini hanyalah awal sebuah kisah yang akhirnya menjadi legenda tentang kutukan kodok di gunung sumbing.....


sekian tahun yang lalu, 3 orang pemuda yg masih bujangan sedang naik ke puncak Gunung Sumbing, mereka adalah Andri, Joko, dan Aris (aku), ditengah perjalanan Aris tertinggal dibelakang Joko dan Andri karena asyik mengambil foto dng kameranya.

Tiba-tiba... muncul seorang lelaki tua berbaju putih dan bersorban putih didepan Aris, dia berkata : Nak.. jangan sekali-kali menginjak kodok kalau sdg naik gunung sumbing, nanti bisa kena kutuk mendapat istri/suami yg berwajah jelek sekali... dan setelah berkata seperti itu, lelaki tua tersebut menghilang.

Aris segera berlari menyusul Joko dan Andri... setelah dapat menyusul, dengan ketakutan Aris bercerita ttg pertemuannya dengan seorang lelaki tua... Andri dan Joko malah tertawa-tawa dan berkata: jangan percaya hal seperti itu... sambil nekat menginjak kodok sepanjang perjalanan ke puncak gunung.

beberapa tahun kemudian..........

Aris, Joko dan Andri bertemu kembali dalam sebuah reuni sekolah... mereka datang bersama istrinya masing-masing... Istri Joko dan Andri berwajah jelek seperti Mpok Nori dan Omas.... sedangkan Istri Aris cantik seperti Luna Maya.

Aris dengan bangganya berkata pada Andri dan Joko : Salah sendiri dulu pas naik gunung sumbing tidak percaya sama ceritaku.... kalian nekat menginjak kodok, sekarang istri kalian jelek-jelek begitu, hahahaha......

Andri dan Joko hanya bisa cemberut sekaligus penasaran... kenapa Aris bisa mendapat istri yang berwajah cantik.... mereka lalu menemui istrinya Aris dan bertanya : Mbak... kenapa mau menjadi istrinya Aris...????

Dengan polosnya istri Aris berkata : setahun setelah kalian naik gunung sumbing dulu, aku juga naik gunung... dan disana aku nginjek kodok..... !!!


nb : hanya cerita fiktif, hehehe,

Tuesday, 19 May 2015

SEMUA PUNYA POTENSI

Tulisan ini aku buat dalam rangka mengenang sahabatku, rekan kerjaku, dan sekaligus kuanggap kakakku..... Mas Wisnu Graito Usodho...... yang meninggal hari ini, selasa 19 mei 2015.. di usia yang masih muda, 45 tahun.

apel pagi hari ini..... berita duka itu aku terima, sangat mengagetkan karena dia masih sempat lembur di kantor sore sebelumnya......  rasanya tidak percaya pada berita itu, tapi ternyata berita itu benar adanya.

masih kuingat bagaimana kami bercanda setiap harinya..... dia adalah seseorang yang tak pernah marah dengan jeleknya candaan teman-temannya......

salah satu nasehatnya adalah, pada saat seseorang temennya mengatakan : saya rasanya gak akan bisa seperti Mas Nu....... saya gak punya kemampuan dan uang.... - dan Mas Nu menjawab : gak boleh gitu..... ingat, semua punya potensi.....

ingat juga saat ada acara di kaliurang, satu yang mengherankan dan diluar kebiasaan Mas Nu adalah saat dia minta berfoto bersama semua teman kantor..... pertandakah.... firasatkah.... entahlah....

tapi yang jelas, bagi aku pribadi,...... dia adalah teman yang baik, sahabat yang menyenangkan, seseorang yang berani menegur dan mengarahkan.....

Mas Nu, semoga engkau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya..... amiiin... :-)


Friday, 10 April 2015

CATATAN SEORANG MANTAN MAHASISWA

Pernah di suatu ketika dulu….. aku tercatatat sebagai seorang mahasiswa dari beberapa universitas…  walaupun berbeda universitas, namun yang kurasakan dan kulakukan adalah hampir sama…. Hampir serupa…

Yang dimaksud serupa di sini adalah saat menemui ujian yang bersifat open book….. – ceria sekali saat dosen bilang ujiannya open book… hehehe Saat ujian bersifat open book...  dapat dipastikan sehari atau beberapa hari sebelumnya yang aku lakukan adalah mengumpulkan buku yang akan dipakai untuk ujian….. 

hal tersebut aku lakukan saat jadi mahasiswa Universitas Terbuka, Universitas Tidar Magelang, dan Universitas Gadjahmada….. dan masih aku lakukan saat menjadi mahasiswa di International University of Japan (IUJ)… hahahaha

Walaupun yang kulakukan hampir sama dan hampir serupa, namun sempat terpana juga waktu ujian open book di IUJ dulu…. Karena apa, saat aku membawa banyak buku ke dalam kelas dulu… dapat dipastikan yang terdengar adalah suara lembar demi lembar halaman buku yang dibuka untuk mencari jawabannya…… srak srek gak karuan suaranya…. – jujur kadang buku baru dibuka saat ujian dimulai…. !!

Yang membedakan adalah bahwa saat aku membawa banyak buku ke kelas, mahasiswa dari Negara lain pada heran dan bertanya : kamu tidak belajar…???? Hahahahaahha….. asem tenan dan begitu menohok hati, mak jleeeeb… !!!

Saat bagiku, open book itu berarti bisa membuka buku di kelas, bagi mereka ternyata tidak…. Mereka tetap belajar dan jarang membuka buku di kelas……

Saat waktu yang disediakan untuk ujian kuhabiskan untuk mencari jawaban di lembar demi lembar buku, waktu mereka dihabiskan untuk menulis jawaban di kertas jawaban…… hiks… !!

Padahal, saat kuliah di Indonesia dullu, maka dapat dipastikan bahwa keseluruhan mahasiswa asyik dengan membuka buku di kelas saat ujian bersifat open book….. hadeeeh… !!!

Liding dongeng…..
Kebiasaan jelek saat ujian open book yang aku lakukan dulu itu, ternyata masih dipertahankan oleh sebagian besar mahasiswa di Indonesia……

Nampaknya harus mulai ada pemikiran untuk mengurangi kebiasaan tersebut… walau open book tetap harus belajar agar waktu ujian tidak terbuang percuma….

Terakhir….. tulisan ini hanya tulisan tanpa makna yang semoga memberi insiprasi bagi yang sedang jadi mahasiswa….. dan hanya tulisan iseng mantan mahasiswa, hehehehe…. Peace.. !!


Temanggung, 10 April 2015
Aris Kya